Tampilkan postingan dengan label Cilacap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cilacap. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Agustus 2011

SEMINAR APKOMINDO UNTUK PENDIDIKAN

http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/04/logo-apkomindo.jpg

Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) menyelenggarakan seminar dengan dengan tema "Apkomindo untuk Pendidikan". Acara ini dihadiri oleh segenap anggota AKMINDO Kabupaten Cilacap dan Pengurus Pusat Apkomindo yang diwakili oleh Bapak Michael Sumbiyardi. Hadir pula pada acara tersebut dari Dinas Perhubungan dan Kominfo yang diwakili oleh Bapak Rukman, SH. Seminar ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Cilacap Bidang Pembangunan Bp. Anton Santosa, ST yang sekaligus membacakan sambutan Bupati Cilacap. Dalam sambutannya Bupati Cilacap menyampaikan bahwa penguasaan atas teknologi dan komunikasi merupakan suatu keharusan, karena pengusaan informasi merupakan salah satu kunci untk memenangkan persaingan tersebut. Sejalan dengan hal tersebut, maka pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di dunia pendidikan dianggap kebutuhan yang utama. Hal ini didasarkan pada kenyataan, bahwa tujuan akhir dari pendidikan saat ini bukan hanya peningkatan nilai siswa dalam mengikuti proses pengajaran dan pembelajaran, tetapi bagaimana para pendidik dapat membantu siswa menjadi pelajar sepanjang hayat.

Selanjutnya terkait dengan undang - undangan HAKI, maka pendeklarasian program Indonesia Go To Open Source sangatlah tepat sebagai upaya dalam mengatasi meningkatnya penggunaan perangkat lunak yang tidak legal.


STATUS TANAH HAMBAT OBYEK WISATA PANTAI

http://pariwisata.cilacapkab.go.id/files/teluk%20penyu.jpg

HUMAS CILACAP - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cilacap terkendala status tanah untuk pengembangan obyek wisata pantai yang ada di wilayahnya. Obyek wisata yang dimaksud mulai dari Pantai Teluk Penyu, Pantai Bunton, hingga Widarapayung yang sampai saat ini berstatus sebagai milik TNI AD atau lazim disebut berdiri di atas tanah kokon.

Kepala Disbudpar Kabupaten Cilacap, Imam Yudianto menyatakan, karena status inilah yang membuat pemkab tidak bisa maksimal dalam mengembangkan obyek wisata pantai. Padahal keberadaan obyek-obyek ini dipandang cukup potensial dalam memberikan kontribusi ke daerah, apalagi sudah dikenal masyarakat luas. Karena status inilah yang membuat keberadaan obyek wisata pantai di Cilacap cenderung tak dimaksimalkan sebagai tempat rekreasi.

Diakui, pihaknya memang tak bisa melampui kewenangan tersebut. Tetapi sepanjang dapat dikomunikasikan, maka pihaknya bisa memaksimalkan obyek wisata pantai di Cilacap menjadi lebih produktif lagi untuk menarik wisatawan. "Namanya obyek wisata pantai pasti sudah khas. Dan kalau kewenangan kita lebih lagi, tinggal dipoles dengan nambahi fasilitas atau pembenahan bidang lainnya" terang Imam.

Untuk menuju hal itu, pemkab melalui pihaknya terus berupaya mengkomunikasikannya dengan pihak TNI. "Kita mencoba terus berkoordinasi secara intensif dengan TNI untuk menghilangkan hambatan tersebut demi berkembangan industri pariwisata di Cilacap" tandasnya.

Tanpa mengurangi status tanah yang dulunya dijadikan sebagai benteng pertahanan, pihaknya akan mengusulkan zoning block untuk obyek wisata di Cilacap. Selain tidak mengubah status, katanya rencana tersebut cukup bagus secara estetika. (AP).

TMMD DI DESA BOJONG CILACAP, TELAN BIAYA Rp. 347,500 JUTA


HUMAS CILACAP - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun 2011 di Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Rabu (1/06) dimulai. Pembukaan pelaksanaan TMMD dilakukan dalam satu upacara, dengan inspektur upacara Dandim 0703 Cilacap, Letkol Inf. Iwan Maruf Zaenudin, di lapangan desa Bojong Kecamatan Kawunganten.
Upacara diikuti, satuan TNI, Polri, dinas instansi, linmas dan ormas, serta para pelajar. Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Muspida Plus Cilacap, para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Cilacap dan Undangan lain.
TMMD Sengkuyung di desa Bojong, yang berlangsung selama 21 hari hingga 21 Juni mendatang, menggarap beberapa pekerjaan fisik antara lain, pengaspalan jalan sepanjang 1.350 kali 2,5 meter, pembuatan jalan makadam 750 kali 2,5 meter, pembuatan gorong-gorong, pembuatan 81 buah talud serta rehab dan pelesterisasi 15 unit rumah warga masyarakat.
Disamping pekerjaan fisik, TMMD juga melaksanakan sejumlah kegiatan non fisik antara lain, pelayanan KB, pengobatan ternak gratis, pelatihan pengolahan pangan lokal, pembuatan kartu kuning dan perpanjangan SIM, serta sejumlah kegiatan penyuluhan seperti bela Negara dan penyuluhan bencana alam.
Dalam TMMD Sengkuyung tahap I 2011, secara keseluruhan menelan biaya sebesar Rp. 347.500.000,-, yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp. 185 juta dan APBD Kabupaten Cilacap sebesar Rp. 162.500.000.
Dalam sambutannya Kepala Staf Angkatan Darat, yang dibacakan Dandim 0703 Cilacap, Letkol Inf. Iwan Maruf Zaenudin, SE mengatakan, program TMMD dimaksudkan untuk membantu Pemerintah, dalam rangka meningkatkan akselerasi pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (hromly)

Dari Tarhim dinas instansi : MUGNI LABIB AJAK UMAT ISLAM UNTUK IQRA

HUMAS CILACAP - Wakil Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Cilacap, Drs. H. Mugni Labib, SH, MH mengajak umat Islam untuk selalu Iqra/membaca/mempelajari ilmu pengetahuan dan tehnologi sebagaimana diperintahkan Allah dalam surat Al Alaq. Ilmu pengetahun dan tehnologi tersebut, diperlukan dalam rangka mengemban tugas manusia sebagai khalifah dimuka bumi.
Hal tersebut dikemukakan Wakil Ketua Pengadilan Agama, ketika memberikan tausiyah seusai sholat Isya dan taraweh di aula BRI Cabang Cilacap, Rabu (10/08) malam, dalam rangka tarhim dinas instansi.
Tarhim dinas instansi dihadiri Bupati Cilacap yang diwakili Sekretaris Daerah, HM. Muslich, Muspida, kepala skpd dilingkungan pemkab Cilacap, dan dinas instansi, bumn serta bumd
Lebih lanjut dikatakan, sebagai umat Islam mestinya kita lebih mampu untuk Iqra sebagaimana Allah perintahkan dalam Al Quran. Jangan sampai kemampuan membaca alam beserta isinya, justru diambil oleh orang lain.
Menyinggung mengenai bulan Ramadhan, Mugni labib mengemukakan bahwa ramadhan memiliki keutamaan. Diantara keutamaan tersebut antara lain, diwajibkan untuk berpuasa. Puasa merupakan ibadah yang hanya diketahui oleh Allah dan diri orang yang berpuasa. Hikmah puasa mampu memantapkan keimanan, meningkatkan iman dan mendidik disiplin terhadap waktu.
Menurut Pimpinan BRI Cabang Cilacap yang diwakili M. Yaman Abdul Hakim, dalam ramadhan 1432 H ini, BRI Cabang Cilacap melakukan serangkaian kegiatan untuk membantu warga masyarakat kurang mampu, yang dananya berasal dari zakat profesi karyawan BRI.
Dari dana yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp. 206 juta lebih disalurkan dalam bentuk bea siswa, peralatan sekolah, pengobatan massal, dan pembagian sembako, yang terbesar diwilayah Cilacap.
Bupati Cilacap yang diwakili Sekda HM. Muslich dalam kesempatan tersebut mengajak muslimin dan muslimat untuk muasabah/interopeksi terhadap apa yang telah dilakukan, untuk kemudian kita berbuat lebih baik lagi.
Menyinggung mengenai kondisi Cilacap yang kondusif, lanjut Sekda, hendaknya terus dijaga dan ditingkatkan sehingga akan sangat mendukung pelaksanaan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. (hromly)

Selasa, 09 Agustus 2011

Band Asal Cilacap

Band-Band Asal Cilacap ternyata cukup menampilkan hits-hits lagu yang menarik.
ini yang saya tahu tentang band-band cilacap,dan semua dari band teman saya.

PLAT-R
Band ini ber genre Alternative Pop,meski belum memiliki label tetapi sudah memiliki 2 album,dan mereka masuk 10 besar Amild Wanted.


disini untuk mendownload lagu-lagu PLAT R
-Lama Aku Simpan
-Tentang dirimu
-Kamu Siapa Aku
-Cintaku Hilang
-Tak Mengapa
-Menyakitkan
-Jika Kau Jatuh Cinta
-Diam Diam
-Ingin Ini Ingin Itu
-Ga Usah Ribet Donk

masih ada yang lain,silahkan lihat Disini


FUSSION
Band yang meski baru berdiri 1 bulan lalu,tetapi sudah menarik para pendengar lagu cilacap.
band ini ber personilkan anak-anak SMAN 1 Cilacap.
Band ini ber genre Alternative Jazz.
klik disini untuk melihat info-infonya

disini untuk mendownload Lagunya.
-Friend Forever


ELEVATO
Band asal cilacap ini cukup banyak dikenal di kalangan remaja cilacap,nyatanya sewaktu KOTAK datang ke cilacap,ELEVATO menjadi band pembuka saat sebelum kotak tampil.
Elevato ber genre Pop.
untuk melihat info klik disini 

silahkan download lagu-lagu Elevato disini :
-Sudah Ku Duga
-Siapa Dia
-Takkan Berpaling


Semoga Band-Band Cilacap ini dapat meramaikan belantika musik di indonesia ini.
HIDUP MUSIK INDONESIA!!!!!!!



Artis : d'Silent Band
Judul : Jangan Kau Menangis
Album : Kadang Ku Rasa Sepi (2011)


d'Silent Band

Download lagu mp3 gratis d'Silent Band - Jangan Kau Menangis. Gunakan Nada Sambung Pribadid'Silent Band - Jangan Kau Menangis. Dan jangan lupa beli Kaset dan CD original d'Silent Band dari album Kadang Ku Rasa Sepi (2011), untuk menghargai karya musisi anak negeri.

Download » d'Silent Band - Jangan Kau Menangis

Rusunawa Di Lahan Eks Antam Segera Dibangun


CILACAP, (CIMED) – Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) di lahan eks PT Antam kini tinggal selangkah lagi. Menyusul hibah tanah dari pihak PT.Aneka Tambang (Antam) yang resmi diserahkan ke Pemkab Cilacap pada awal Agustus 2011 lalu. Penyerahan hibah tersebut dilakukan langsung oleh Direksi PT.Antam didampingi Kepala BPN Cilacap, Edi Sudarsono kepada Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.
Tanah yang dihibahkan adalah bekas komplek perumahan karyawan PT Antam dengan luasan kisaran 9.650 hektar. Berada tepat di depan Pantai Teluk Penyu hanya terhalang oleh pemukiman penduduk dari luasan total yang mencapai 7.000 hektar.
Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusunawa Cilacap, Paimin, sebenarnya sesuai rencana, Rusunawa ini mulai dibangun tahun 2011. Namun, pemerintah pusat lewat Kementerian PU membatalkan rencana tersebut, lantaran legalitas tanah calon lokasi pembangunannya yang belum jelas. (Baca : Cilacap Bakal Bangun Rusunawa Lagi)
“Tapi sekarang mendekati selesai proses tanahnya. Dan kita bisa ajukan ke pusat untuk segera dimulai. Yang tahun 2011 di cancel,” ujar Paimin kepada wartawan belum lama ini.
Dikatakan, penundaan ini tidak menjadi persoalan, hal itu karena program pembangunan Rusunawa dari pemerintah pusat sendiri yang diancangkan sampai 2014 mendatang. Informasi terakhir yang diperoleh pihaknya, pembangunan baru akan dimulai pada 2012 bahkan termasuk detail engineering design (DED) langsung dibuatkan.
Rusunawa di lahan eks Antam ini rencananya tak jauh beda dengan tahap pertama dan kedua yang terletak di Jalan Lingkar Timur. Yakni terdiri dari dua unit dengan kapasitas hunian masing-masing 96 ruang. Rusunawa adalah salah satu program pemerintah untuk meminimalisir pemukiman kumuh di wilayah perkotaan.

Senin, 08 Agustus 2011

Tower Seluler Di Cilacap Bakal Dipungut Restribusi


CILACAP
, (CIMED) – Keberadaan ratusan Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Cilacap bakal menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD), menyusul pemberlakuan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi. Dengan demikian Pemkab Cilacap segera menarik restribusi ratusan BTS yang ada.
“Selama ini retribusi dari keberadaan tower tersebut hanya sebatas pada izin mendirikan bangunan (IMB) dan izin gangguannya (HO) saja. Padahal ratusan tower seluler ini sudah beroperasi cukup lama di Cilacap,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Cilacap Dian Setyabudi didampingi Kepala Bidang Kominfo Rukman, usai peluncuran 9 mobil internet keliling ( Baca : Asyik…Cilacap Dapat Jatah 9 Mobil Internet Keliling) .

Ia mengatakan, sekarang yang dibutuhkan tinggal payung hukum berupa peraturan daerah (perda) terkait pemungutan retribusi terhadap tower tersebut.

“Pemkab Cilacap akan secepatnya menyusun draf perda yang mengatur tentang penataan pengendalian menara bersama sebagai pelaksana dari undang-undang tersebut,” terangnya.

Dalam proses ini, pihaknya juga berencana mengumpulkan pihak-pihak penyelenggara telekomunikasi yang beroperasi di Kabupaten Cilacap. Sebagai konsultan, Dishubkominfo juga menggandeng PT.Devan yang bergerak dibidang konsultasi perencanaan telekomunikasi.

Dijelaskan, dengan menerapkan UU Nomor 29 Tahun 2009, lanjutnya, pemkab dapat menarik retribusi pada setiap BTS sebesar dua persen dari nilai jual objek pajak (NJOP).

Berdasarkan data Dishubkominfo, di Kabupaten Cilacap terdapat 231 tower telepon seluler (BTS) dari 10 penyelenggara telekomunikasi bersama, yakni Telkomsel, Indosat, Mobile-8, XL Axiata, Bakrie Telecom, HCPT, NTS, Smart Telecom, PT Telkom Indonesia, dan Sampoerna.

Rawa Bendungan Bakal Jadi Sumber Air Baku PDAM Cilacap




Lensacimed/Wagino
CILACAP
, (CIMED) - Selain menjadi arena pemancingan, kini keberadaan bekas obyek wisata Rawa Bendungan akan dimanfaatkan sebagai sumber air baku untuk diolah menjadi air bersih, menyusul Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cilacap mendapatkan bantuan dari pemerintah Hungaria.
Seperti dilansir Humas Cilacap, Direktur Utama PDAM Cilacap, Bambang Riyadi mengatakan, bantuan yang dimaksud berupa dana pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) senilai Rp 25 milyar.
“IPA-nya kita bangun di Gunung Kapitan Jeruklegi, sedangkan sumber air bakunya memanfaatkan Rawa Bendungan,” kata Bambang belum lama ini.
Direncanakan, dari suplay air Rawa Bendungan nantinya memiliki kapasitas produksi 50 liter per detik yang akan digunakan untuk mencukupi pelanggan di sekitar Jeruklegi. Sedangkan, suplay air yang sudah masuk ke Gunung Kapitan dengan memanfaatkan debit Serayu, nantinya akan dialihkan semua ke pelanggan di wilayah kota.
Hanya saja untuk mewujudkan bantuan ini, pemkab harus menyediakan dana pendampingan.
“Karena dari Hungaria hanya menyediakan dana untuk pembangunan IPAnya saja. Besar kecilnya uang yang dikeluarkan pemkab bergantung dari panjang pendeknya jaringan yang akan kita bangunan,” terang Bambang.
Bambang menjelaskan, untuk pembangunan jaringan distribusi airnya memang menjadi tanggung jawab penuh dari pemkab Cilacap.Untuk ini sudah tidak ada persoalan, lantaran rencana alokasi tersebut sudah diusulkan dan bahkan telah masuk di RPJM.
“Itu artinya tinggal merealisasikan saja,” jelasnya.
Lebih lanjut, ternyata tidak semua PDAM di Indonesia menerima bantuan serupa. Hanya PDAM yang memenuhi persyaratan saja seperti memiliki tanah untuk membangun IPA, ada ijin pemanfaatan sumber air dari SDA serta mendapat dukungan dari pemkab yang siap untuk sharing dana.
“Kita memiliki semua persyaratan ini,” pungkasnya.

Postingan Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.